Single Blog Title

This is a single blog caption

Gunung Terindah di Indonesia, Kamu Sudah Pernah Kesana?

1. Gunung Rinjani

Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat terkenal dengan pantai-pantai yang sangat indah, yang akan membuat kalian betah kalau sudah liburan di pulau tersebut. Selain pantai yang indah untuk mengundang wisatawan, NTB juga tak kalah terkenal dengan wisata alam Gunung Rinjani. Gunung Rinjani banyak yang bilang tempat wisata tracking terbaik di Asia Tenggara. Pasti sudah banyak orang yang mengiyakan keindahan Gunung Rinjani apalagi orang yang sudah benar-benar melihat langsung.

Mempunyai sabana yang cantik yang ditumbuhi edelweiss, mempunyai pemandangan sunrise yang sangat indah dan menawan, banyak yang bilang Gunung Rinjani gunung yang komplit dari keindahannya. Danau Segara Anak tempat yang paling favorit dikunjungi oleh wisatawan, karena danau yang berada di ketinggian 2.000 di atas permukaan laut (MDPL), mempunyai air yang jernih, peraturan di danau ini tidak boleh mencuci barang-barang punya pendaki, dan peraturan lainnya, yang menjaga danau ini tetap asri, danau ini seperti mahkota Gunung Rinjani. Danau ini bisa kita lihat langsung dari puncak Gunung Rinjani. Adapun Gunung Barujari adalah gunung yang berada di atas gunung rinjani sehingga banyak orang bilang gunung ini sering disebut sebagai anaknya Gunung Rinjani.

2. Gunung Semeru

         Gunung paling tinggi di Pulau Jawa, dan bisa dibilang gunung yang paling ramai didaki sepanjang tahun, karena lokasi nya di Pulau Jawa yang mempunyai penduduk paling banyak di Indonesia. Bahkan pengurus atau warga local atau pegiat alam di gunung semeru ini membatasi pendaki hanya 500 orang setiap harinya, kalau weekend  bahkan banyak pendaki mengantre di Ranu Pani. Tetapi bukan karena letak nya saja di pulau Jawa, tetapi memang gunung ini mempunyai keindahan alam yang sangat indah dan patut untuk dikunjungi. Dari dahulu sampai sekarang banyak orang ingin balik lagi karena gunung ini mempunyai danau yang indah seperti di Gunung Rinjani, yaitu danau Ranu Kumbolo. Berada di ketinggian 2.400 mdpl. Dan di depan danau Ranu Kumbolo ada tanjakan Cinta yang juga tidak kalah terkenal di kalangan pendaki, kenapa di bilang Tanjakan Cinta. Tanjakan Cinta merupakan jalan setapak menuju bukit, dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Saat melewati Tanjakan Cinta, para pendaki dihimbau untuk tidak menoleh ke belakang. Kalau menoleh, konon Anda akan putus cinta! Tidak sampai situ, ada Oro-oro Ombo yang ditumbuhi oleh bunga lavender.

Untuk akomodasi ke gunung semeru kamu bisa menggunakan bus pariwisata, dan bisa berhenti di terminal arjosari. Dan bisa dilanjutkan memakai ojek atau transportasi umum.

3. Gunung Prau

Gunung Prau yang mempunyai ketinggian 2.565 mdpl. Gunung ini terletak di Jawa Tengah di kawasan Dataran Tinggi Dieng dan memiliki puncak berupa padang rumput yang sangat luas. Gunung yang bersebelahan dengan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing menyajikan pemandangan matahari terbit yang sangat elegan dan indah. Puncak Gunung Prau tempat terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit di Dieng selain Puncak Sikunir.

Jalur pendakian yang tidak begitu sulit sehingga siapapun bisa mendaki gunung ini dan menikmati keindahan dari puncaknya. Setelah sampai di puncak kamu akan melihat barisan bukit-bukit yang banyak dibilang bukit teletubies. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan keindahan ini. Gunung ini cocok untuk pendaki pemula, jadi siapa yang mau coba naik gunung prau?

https://pemandanganterkerenhd.blogspot.com/2020/08/32-pemandangan-indah-gunung-prau.html

4. Gunung Merbabu

         Gunung Merbabu, yang letaknya sama di Jawa Tengah tidak kalah indahnya dengan Gunung Semeru atau Gunung Prau, lebih tepatnya berada di perbatasan Kabupaten Magelang, Boyolali serta Semarang. Gunung Merbabu juga mempunyai padang sabana yang bisa kamu nikmati dari lereng-lereng puncak yang bisa kamu lihat dari puncaknya. Untuk menuju puncak Gunung Merbabu ada beberapa jalur pendakian. Saran kami jika kamu mau mendaki gunung Merbabu gunakan jalur Selo, karena di jalur itu kamu akan disuguhkan pemandangan yang indah sepanjang jalur, jalur Selo ini dimulai dari Kabupaten Boyolali, jadi rasa Lelah kamu akan terobati dengan pemandangan tersebut. Selain itu jika kamu mendaki lewat jalur Selo kamu akan disuguhi pemandangan Gunung Merapi yang tepat di depan jalur Selo ini, Gunung Merapi terlihat sangat indah dari Gunung Merbabu.

Sebelum kamu menuju puncak, di sabana terakhir kamu akan melihat tumbuhan Edelweiss yang tumbuh di lereng-lereng bukit. Saat musim yang tepat sabana ini akan menjadi pemandangan yang indah dan fotogenik. Gunung Merbabu mempunyai tiga puncak tertinggi yakni Kenteng Songo, Triangulasi dan Syarif.

5. Gunung Gede dan Pangrango

  Gunung Gede berada di Provinsi Jawa Barat, salah satu gunung paling ramai yang banyak dikunjungi oleh banyak pendaki. Apa lagi alasannya selain pemandangan yang indah, di gunung gede juga ada yang namanya Alun-alun Suryakencana. Alun-alun Suryakencana berada di ketinggian 2.750 mdpl. Tempat itu merupakan padang rumput yang dipenuhi bunga edelweiss. Alun-alun Suryakencana tempat terbaik untuk menikmati pemandangan sang bunga abadi, Edelweiss.

         Ada mitos dibalik keindahan Alun-alun Suryakencana, mitos itu adalah terkadang ada suara seperti kaki kuda. Suara itu dipercaya sebagai suara kuda yang ditunggangi oleh pangeran Suryakencana Bersama rakyat jin. Pangeran Suryakencana sendiri merupakan putra dari pendiri kota Cianjur yakni Pangeran Aria Wiratanudatar dari hubungannya dengan bangsa jin. Menurut mitos, Pangeran Surya Kencana bersemayam di sekitar Alun-alun Suryakencana. Tetapi apapun mitos yang ada di gunung itu, yang jelas Alun-alun Suryakencana memiliki pemandangan yang sangat adem di mata kamu.

   Gunung Gede sendiri berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Selain Gunung Gede, di kawasan taman nasional ini juga terdapat gunung Pangrango yang juga memiliki padang rumput yang dipenuhi Bunga Edelweis. Namanya adalah Mandalawangi.

https://www.mytrip.co.id/article/panduan-cerdas-eksplor-taman-nasional-gunung-gede-pangrango

6. Gunung Papandayan

         Gunung Papandayan terletak di kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Saat pertama kamu mendaki kamu akan melihat beberapa kawah yang kamu langsung jumpai. Adapun Namanya yang kawah yang terkenal antara lain Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manu.

Selain Gunung Gede dan Pangrango yang terkenal dengan Alun-alun Suryakencana serta Mandalawangi, gunung lain di Jawa Barat yang memiliki keindahan serupa (padang bunga edelweis) adalah Gunung Papandayan.

Di Gunung Papandayan, tempat dimana bunga-bunga edelweis tumbuh dan memamerkan keindahannya dikenal dengan Tegal Alun. Sebagaimana Suryakencana dan Mandalawangi, Tegal Alun juga merupakan salah satu tempat terbaik di Indonesia untuk melihat indahnya Bunga Edelweis.

7. Gunung Bromo

         Gunung Bromo (2.329 mdpl), adalah salah satu gunung dari beberapa gunung lainnya yang terhampar di kawasan Komplek Pegunungan Tengger, berdiri di area Kaldera berdiameter 8-10 km yang dinding kalderanya mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ± 60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah kawah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo yang sampai saat ini masih terlihat mengepulkan asap putih setiap saat, menandakan Gunung ini masih aktif.

         Menurut sejarah terbentuknya Gunung Bromo dan lautan pasir berawal dari dua gunung yang saling berhimpitan satu sama lain. Gunung Tengger (4.000 mdpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi pada waktu itu. Kemudian terjadi letusan kecil, materi vulkanik terlempar ke tenggara sehingga membentuk lembah besar dan dalam sampai ke desa sapi kerep. Letusan dahsyat kemudian menciptakan kaldera dengan diameter lebih dari delapan kilometer.

8. Gunung Ijen

Salah satu gunung dengan lansekap elok dan permai tentu saja Gunung Ijen, terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Ijen berhasil menarik wisatawan lokal dan mancanegara berkat fenomena alam langka blue fire atau api biru yang menyala di dalam kawah di puncak gunung.

Untuk mencapai puncak, kamu harus berjalan kaki sejauh 3 km dengan memulai pendakian dari Pos Paltidung selama 2 hingga 3 jam. Meski memiliki rute pendakian yang tidak mudah, keindahan alam gunung dengan ketinggian 2.386 mdpl ini akan membayar semua rasa lelah. 

Kawah Ijen diklaim sebagai kaldera paling luas di Pulau Jawa dengan kedalaman lebih dari 200 m dan luas 5.466 hektar. Tak hanya paling luas, kaldera di Kawah Ijen juga mempunyai warna hijau tosca yang semakin menambah pesonanya. Untuk diketahui, kaldera merupakan kawah vulkanik berisi air panas yang telah bercampur belerang. Biasanya, kaldera terbentuk dari erupsi eksplosif yang sangat dahsyat sehingga menyebabkan runtuhnya puncak gunung.

Keindahan danau hijau toska di Kawah Ijen kerap jadi daya tarik utama wisatawan. Meski tampak indah, air dalam danau ini mempunyai titik asam hingga mencapai angka 0 yang sangat berbahaya bagi makhluk hidup. Air dengan tingkat keasaman ini bisa melarutkan berbagai benda, termasuk tubuh manusia. Selain indah, Kawah Ijen juga menjadi salah satu kawah asam terbesar di dunia.

Fenomena Api biru langka, fenomena alam ini menjadi salah satu alasan utama para wisatawan mengunjungi Kawah Ijen. Pasalnya, api biru ini disebut hanya ada dua di dunia, yaitu di Islandia dan Indonesia. Walau disebut api biru, fenomena langka ini bukan api melainkan gas belerang bertekanan tinggi yang menyembur dari celah-celah bebatuan dengan suhu mencapai 600 derajat celcius. Warna biru ini dihasilkan dari proses pertemuan gas belerang dan udara sekitar.

9. Gunung Kelimutu

Salah satu Gunung berapi yang masih aktif di Indonesia terdapat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Inilah Gunung Kelimutu yang berada tepat Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki danau 3 warna yang cantik dengan nama Danau Kelimutu.

Siapapun yang melihatnya akan terpesona. Letaknya berada tepat garis lintang 8 derajat 77 lintang selatan dan garis bujur 121 derajat 82 Bujur Timur. Gunung ini tercatat letusan perdana-nya pada tahun 1830 dengan mengeluarkan lava hitam dan letusan yang dahsyat. Tercatat juga pada tahun 1860 s/d 1870 meletus untuk ke-2 kalinya beserta aliran lahar panas. Dan terakhir gunung ini beraktivitas yang intensitasnya tinggi adalah tahun 1968. Gunung ini kini mendapatkan sorotan yang cukup baik dari wisatawan dan pemerintah. Memiliki hutan jenis “Hutan Ericaceous” yang luas dan pemandangan yang hijau di ketinggian 1500 meter lebih. Tak heran jika sekarang ini banyak orang yang ingin berwisata di Danau Kelimutu yang terdapat di Puncak Gunung Kelimutu.

10. Gunung Patuha

Gunung Patuha memiliki ketinggian kurang lebih 2434 Mdpl. Dimana, kawasan ini terkenal dengan panorama kawah putihnya. Pesona, menjadikan tempat ini selalu dan tidak akan pernah sepi pengunjung. Tetapi, pernahkah terbayangkan oleh kamu, untuk mendaki hingga ke Puncaknya?

Ada 3 Jalur yang bisa kamu tempuh. Hanya saja, Jalur paling ramah adalah melalui Kawah Putih. Kamu bisa menghemat waktu dan jalan yang cukup. Lumayan bukan, untuk menghemat tenaga Karena, perjalanan menuju ke Puncak tidak mudah lho. Banyak rintangan terutama bau belerang yang cukup menyengat.

Menuju ke Kawah Putih, kamu bisa menggunakan kereta api dan turun di Stasiun Bandung. Kemudian, naik angkot menuju ke Terminal Leuwi Panjang. Selanjutnya, naik bus menuju ke Terminal Ciwidey. Dari sini, kamu bisa menyewa angkot dengan harga 400 ribu rupiah hingga 500 ribu rupiah saja untuk pulang pergi. Jadi, jangan lupa minta nomor handphone abang angkot ya. Tapi kalau kamu tidak mau ribet kamu bisa sewa bus pariwisata, di kota Bandung banyak kok yang bisa sewa bus pariwisata, contohnya kita, Jackal Pariwisata menyediakan 3 jenis Bus, yaitu Big Bus, Medium Bus dan Minivan. Kamu ga usah khawatir soal kesasar, kamu tinggal menikmati perjalanan ke Kawah Putih.

Sumber Gambar : @kawahputih_official (Instagram)

bus pariwisata, bus pariwisata bandung, bus pariwisata murah, sewa bus murah, gunung terindah, gunung indonesia, gunung semeru, kawah putih, jackal holidays, jackal, gunung gede

Leave a Reply

fourteen + 20 =